Tunda

Akhir minggu lalu, saya menulis sebuah lagu baru. Begini liriknya…

TUNDA

Kubuka mataku yang terasa berat
Dan memaksa tubuhku meskipun penat
Yang sudah menungguku deretan tugas
Waktu yang singkat semua harus tuntas

Biarkan mereka
Biarkanlah saja
Biarkan menunda
Nanti saja

Kumpulkan semangat dan tenaga lagi
Bangkitkanlah juga suasana hati
Yang kuperlukan hanyalah dukungan
Apresiasikan semua bantuan

Biarkan mereka
Biarkanlah saja
Kuhanya ingin menunda

Setiap hal yang harus dikerjakan menunggu
Ku jadi terburu-buru
Garis akhir tampak masihlah jauh
Harap menunggu tak jenuh

Akhirnya ku hanya duduk termenung
Tak hiraukan peringatan yang meraung
Sesaat kututup saja telingaku
Tersadar semua hanya buang waktu

Biarkan mereka
Biarkanlah saja
Kuingin lari saja

Setiap hal yang harus dikerjakan menunggu
Ku jadi terburu-buru
Garis akhir masih belum tampak lugas
Harap menunggu tak jenuh hingga semua tuntas

Dan, seperti ini lagunya.

Seperti biasa, rekaman dilakukan secara live di rumah. Dengan iringan drum sequencer dari aplikasi di ponsel.

Liriknya cocok untuk teman-teman yang setiap bangun pagi, teringat to-do list yang panjang, atau dikejar deadline pekerjaan. Situasi seperti ini dialami tidak hanya oleh teman-teman pekerja kantoran, tapi juga para full time mom.

Selamat menikmati!

Advertisements

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s