Ulasan Drama Korea: Radiant Office – 자체발광 오피스

Hello!

Sudah lama tidak menulis blog, dan sudah lama tidak mengulas drama Korea. Memang, setelah Goblin, saya tidak menonton drama lagi, karena tidak tampak menarik. Saya sempat mengintip beberapa drama, seperti Missing 9, Saimdang’s Light Diary, Tomorrow with You, atau Voice. Namun hanya betah menonton episode-episode awal (paling banyak, sampai episode 6).

Barengan dengan masa tayang drama Radiant Office ini juga ada Chicago Typewriter, My Secret Romance, The Liar and His Lover, Strong Woman Do Bong Soon, Perfect Wife, dan masih banyak lagi. Membaca sinopsisnya, drama Radiant Office ini berlatar profesi, dan kelihatannya ringan, maka saya berkomitmen untuk menonton ke-16 episodenya.

Oh ya, satu lagi, yang bikin saya tertarik menonton drama ini karena ada Lee Dong Hwi. Bukan penggemar berat beliau, tapi saya menikmati drama Korea, Entourage. Jadi, akan lebih menyenangkan melihat wajah yang sudah dikenal.

Oh, masih ada satu lagi! Saya juga menikmati drama Drinking Solo, jadi penampilan Ha Seok Jin sebagai pemeran utama di drama Radiant Office ini juga terasa perlu dinikmati.


Gambar diambil dari sini.

Karakter Ha Seok Jin di sini, mirip dengan perannya di Drinking Solo. Seorang yang sukses dalam karir karena hasil kerja keras, menghasilkan karakter yang perfeksionis (dan angkuh?). Namun setelah bertemu karakter yang diperankan Go Ah Sung, ia mulai luluh dan malah jatuh cinta kepadanya.

Kisahnya banyak berputar di situasi kantor, dengan berbagai karakter pekerjanya. Dari yang penjilat ulung, yang berdedikasi gila-gilaan, sampai yang peduli pada kondisi perusahaan. Senioritas di antara pekerja kantoran, politik kantor, beban pekerjaan, masalah yang timbul karena tidak fokus bekerja, atau masalah dengan vendor dan pelanggan. Semua dimunculkan dalam drama ini.

Banyak adegan lucu, yang bikin tergelak. Tidak sedikit juga dialog atau adegan yang menyentuh. Bahkan, di drama ini kita bisa melihat peran Lee Dong Hwi sebagai cowok melankolis yang sering galau dan sedih. Terbalik dengan perannya di Entourage, yang selalu ceria dan memilih untuk tidak memedulikan masalah hidup yang berat.

Akhirnya, saya merasa, komitmen saya untuk menonton drama ini dari awal sampai akhir, tidak sia-sia. Drama ini memang pantas dinikmati. Memang, di episode-episode awal, rasanya tidak tega, karena kisahnya sedih banget. Namun seiring bertambahnya episode, situasi berangsur membaik dan berakhir bahagia.

Advertisements