Rok Batik

Saya bukan pribadi yang paham fashion, memang. Tapi saya punya gaya berpakaian sendiri. Gaya berpakaian yang nyaman, untuk saya sendiri, tentunya. Karena itu, gaya berpakaian saya monoton. Begitu-begitu saja.

Salah satu pakaian kesukaan saya adalah rok batik. Mungkin saya punya 14 buah rok batik dengan berbagai corak namun gaya yang sama. Rok A-line panjang dengan pinggang karet elastis. Bisa dipakai sebagai bawahan, bisa juga sebagai tube dress. Bisa dipakai ke undangan pesta, pertemuan bisnis, seminar, sekedar jemput anak ke sekolah atau jalan-jalan ke mall.

Selanjutnya, saya akan mengeposkan rok-rok tersebut ketika dipakai. Satu-persatu ya.

Ulasan Drama Korea: Naked Fireman – 맨몸의 소방관 (2016)

Drama Korea ini hanya 4 episode. Karena itu, alurnya singkat dan padat. Namun, bukan berarti drama ini jadi kurang greget. Di akhir episode 2, penonton dibikin terkejut dan bertanya-tanya.


Gambar diambil dari sini.

Kisahnya tentang seorang petugas pemadam kebakaran muda bernama Kang Chul-Soo (diperankan oleh Lee Joon-Hyuk), yang karena jiwa mudanya, masih penuh gejolak, bahkan ketika harus melaksanakan tugasnya. Di masa kecilnya, ia adalah anak nakal. Kemudian hidupnya berbalik 180° ketika bertemu Jang Gwan-Ho (diperankan oleh Lee Won-Jong), petugas pemadam kebakaran senior yang kemudian jadi role model bagi Kang Chul-Soo.

Ketika Jang Gwan-Ho divonis mengidap kanker dan memerlukan dana besar untuk pengobatannya, Kang Chul-Soo bertemu lagi dengan kawan lama-nya, Oh Sung-Jin (diperankan oleh Park Hoon yang tampak tua 😄), yang menawarkan pekerjaan sampingan dengan upah besar. Karena berniat baik membantu Jang Gwan-Ho, setelah maju-mundur ragu-ragu, Kang Chul-Soo mengambil pekerjaan sampingan tersebut.

Ternyata, pekerjaan sampingan yang dimaksud adalah menjadi model telanjang untuk seniman lukis muda kaya raya bernama Han Jin-A (diperankan oleh Jung In-Sun). Sebenarnya, mencari model hanyalah alasan untuk maksud lain.

Kisahnya semakin rumit, apalagi ketika muncul fakta baru yang tidak disangka. Tapi tenang saja, drama ini berakhir bahagia kok. Pantas untuk dinikmati, terutama jika ingin iseng nonton drama yang episodenya tidak banyak.

Hair Update: 21 Januari 2017

Tanggal 21 Januari 2017 lalu, saya mengganti warna rambut lagi: merah muda, ungu, dan kuning. Kurang suka dengan hasil warna kuningnya. Mungkin karena bleaching-nya kurang putih. Sepertinya, bagian warna kuning akan segera saya ganti warna.

Ulasan Drama Korea: Romantic Doctor Teacher Kim – 낭만닥터 김사부 (2016)

Judulnya tampak kurang menarik. Membaca sinopsisnya, tampak membosankan. Apalagi drama ini tayang setelah kesuksesan drama Doctors (닥터스). Ketika mengintip episode pertama pun, tampak terlalu drama. Tapi ternyata, setiap episode bikin penasaran.

Ada adegan heroik dokter menyelamatkan nyawa pasien yang terancam. Ada ‘politik kantor’ yang bikin gemas. Ada selipan kelucuan ketika menjalankan tugas mulia di rumah sakit atau kekonyolan soal hubungan asmara. Dan, ada pelajaran hidup yang bisa diambil dari drama ini.

Kisahnya berputar di sebuah rumah sakit kecil yang berlokasi di daerah terpencil. Stafnya hanya sedikit, dan ternyata mereka adalah ‘orang-orang tersingkir’. Namun bisa bekerjasama dengan baik dan saling pengertian. Saling mendukung satu sama lain. Yang penting, mereka hanya ingin menyelamatkan nyawa sesama manusia yang perlu pertolongan mereka. Itu tujuan mereka bekerja di rumah sakit tersebut. Tak peduli pada motif kekuasaan atau ketenaran.

Akhirnya, saya menikmati drama sebanyak 20 episode, plus 1 episode spesial yang juga seru untuk disimak. Han Suk Kyu sukses membawakan peran dokter hebat dengan tingkah semaunya sendiri. Yu Yeon Seok juga sukses menghidupkan karakter dokter Kang Do Joo dengan wajah angkuh namun bisa pasang muka konyol yang bikin tertawa juga.

Kasus-kasus medis yang disajikan juga seru, bikin yang nonton ikutan tegang menantikan apa yang terjadi selanjutnya. Musik latarnya biasa saja, tidak terlalu menonjol.

Ulasan Drama Korea: Weightlifting Fairy Kim Bok Joo – 역도요정 김복주 (2016)

Awalnya, saya kurang tertarik pada drama ini karena judulnya. Kesannya, drama serius tentang atlet di cabang olahraga yang serius juga. Tapi karena bintang utamanya Lee Sung Kyung, dan ini pertama kalinya beliau muncul di drama sebagai pemeran utama, saya intip-intip sedikit.

Ternyata drama ini lucu, meskipun idenya sebenarnya sederhana. Yaitu tentang seorang mahasiswa sekolah tinggi olahraga bernama Kim Bok Joo, dengan perjuangannya menjadi atlet angkat berat yang berprestasi.

Ibunya sudah meninggal, sehingga ia tumbuh dengan Ayah pemilik restoran ayam goreng yang overprotektif terhadap anaknya itu. Ayahnya sakit, namun ada paman yang membantu.

Kedua sahabatnya, Jung Nan Hee dan Lee Seon Ok, selalu setia menemani hari-harinya di sekolah dan di asrama.

Juga ada kisah cinta monyet pada dokter pemilik klinik berat badan, Jung Jae Yi, yang sempat membawa Kim Bok Joo pada masalah yang rumit namun dikisahkan dengan kocak. Akhirnya, Kim Bok Joo malah jatuh cinta betulan pada adik sang dokter, Jung Joon Hyung, yang sekolah di sana juga, namun sebagai atlet renang.

Banyak adegan konyol yang bikin tergelak, namun adegan menyentuh hati yang bikin mata terasa panas juga tak sedikit. Saya sendiri menikmati drama ini, walaupun, katanya, ratingnya tak bagus (bahkan dibilang gagal). Mungkin memang selera saya nyeleneh ya? Hihihi…

Saya memang suka menonton drama, tapi pilih-pilih juga. Dan memang, yang bikin saya tertarik bukanlah drama muluk-muluk tentang kisah cinta sempurna dengan tokoh yang sempurna pula.

Untuk penampilan Lee Sung Kyung yang luar biasa dalam memerankan anak sekolah atlet angkat berat. Untuk penampilan Nam Joo Hyuk memerankan anak sekolah yang lucu dan jahil. Untuk adegan-adegan lucu yang bikin saya ketawa sendiri, juga untuk adegan serius yang memberikan pelajaran hidup untuk saya. Dan untuk musik latar yang lumayan, saya harus memberikan bintang ⭐⭐⭐⭐⭐