Warna Rambut 28 Agustus 2016

Kebetulan, hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2016, saya berkunjung ke Philocoffee, The Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang. Saya selfie di cermin toilet-nya. Masih dengan rambut bleached.

Besoknya, saya selfie lagi di tempat yang sama, dengan warna rambut yang sudah berubah. Sekedar bosan. Dan kebetulan, yang tersedia di rumah hanya pewarna rambut merah keunguan ini.

Bagaimana?

Makan Siang di Mujigae

Seminggu yang lalu, kami iseng ke Supermal Karawaci. Sekedar jalan-jalan dan melihat-lihat. Lalu kami mulai lapar. Bebi Vendra menunjuk gerai Mujigae.

Ia minta ayam goreng dengan nasi, jadi saya memilihkan Paket Chicken. Disajikan dengan japchae, kimchi dan es teh.

Untuk saya sendiri, Dolsot Bibimbap. Nasi putih dengan berbagai jenis sayuran, daging sapi cincang dan telur. Disajikan dengan kimchi dan es teh.

Kedua menu tersebut, rasanya biasa saja sih. Jadi saya tidak bisa menulis banyak. Interior restonya nyaman dan unik. Cara pesan dan minta tagihan pun canggih, karena di setiap meja disediakan iPad. Bahkan bisa menonton video cara pembuatan bibimbap.

Harga pun lumayan. Tagihan kami tak sampai 100.000 rupiah. Pelayanannya ramah dan menyenangkan. Itu saja.

Koiyaki, Lippo Mal Puri

Gerai es krim lembut bergaya Jepang ini memang sudah lama buka di Lippo Mal Puri, Jakarta Barat. Tapi, kami baru tertarik mencobanya kemarin.

Ada 4 pilihan rasa es krim, yaitu Milk (susu), Houjicha (thai tea), Matcha (teh hijau), dan Chocolate (coklat). Penyajiannya pun bisa dengan sugar cone, atau dengan cone berbentuk ikan yang lucu.

Kami mencoba yang rasa thai tea. Disajikan dengan berondong jagung, biskuit stik, kue lidah kucing, dan berondong beras. Harganya 28.000 rupiah nett.

Kami tertarik karena rasa es krim thai tea tidak banyak yang menjual. Perpaduan rasanya juga seru. Manis ketemu manis dengan intensitas dan sensai yang berbeda, dari setiap komponennya.

Makan Siang di Go!Curry

Beberapa hari lalu, saya dan Bebi Vendra makan siang di Go!Curry, Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.

Saya memilih Brown Curry, tidak pedas sama sekali (maklum, makan bersama anak-anak), dengan Chicken Katsu dan Long Grain Rice. Dengan tambahan Low Carb, alias sayuran rebus.

Saya suka menu yang praktis dan lengkap, sudah termasuk karbohidrat, protein dan sayuran. Soal rasa, menu yang disajikan Go!Curry ini memang nasi kari yang paling cocok di lidah saya. Pernah coba di beberapa restoran kasual Jepang, tapi rasanya masih belum pas.

Kari yang disediakan Go!Curry ini cukup kuat, namun tidak berlebihan. Kekentalannya cukup, perpaduan bumbu-nya pun tidak saling mendominasi, tapi saling melengkapi.

Chicken Katsu-nya, ayam goreng dengan tepung, potongannya cukup besar. Daging ayam-nya cukup empuk, hingga Bebi Vendra, yang malas mengunyah daging ayam pun bisa melahapnya. Dengan nasi putih panas, juga sayuran rebus (kembang kol, wortel, jagung muda, kentang kecil, dan string beans), keseluruhan menu ini membuat kami kenyang namun senang.

Untuk makan siang kali ini, saya harus membayar sebesar 140.421 rupiah. Pantas juga sih. Porsi besar, pas untuk saya dan Bebi Vendra. Enak pula.

Soal pelayanan, hmm… Entah karena kami pengunjung pertama di hari itu, atau memang para staf sedang kurang konsentrasi bekerja. Saya memergoki satu staf di dapur mengaduk masakan sambil fokus ke ponsel. Juga 2 staf di belakang konter, tampak asyik dengan ponsel masing-masing.

Di restoran ini juga disediakan pensil warna, untuk anak-anak yang ingin mewarnai alas makan mereka yang sederhana namun lucu. Yaitu gambar polos kostum daerah-daerah asal kari yang disajikan. Ada Jepang, Thailand, Indonesia.

Rabu Sore di Sebuah Sudut

Lokasi: Suwe Ora Jamu, Jalan Petogogan, Jakarta Selatan.

#OOTD saya: kaos Nevada, celana jins Cole, sepatu Airwalk.
#FOTD saya: Kippabuw Active Charcoal Soap untuk cuci muka. Kippabuw Holiday Hooray Face Spray sebagai toner wajah. Kippabuw Tinted Face Balm sebagai pelembab wajah dan tabir surya. Kippabuw Autumn Colors Brow Balm untuk alis mata. Kippabuw Purplish Pink Tinted Lip Balm untuk bibir.

Sarapan di Mobil, GIIAS 2016, Pameran Alutsista, Kyochon Living World

Hari Jumat lalu, saya mengantar Bebi Vendra ke sekolah. Sembari saya mengemudikan mobil, Bebi Vendra duduk di belakang, di child seat booster-nya dengan sabuk keselamatan terpasang, sarapan bubur ayam yang dibeli dekat rumah, menggunakan wadah kaca bulat bertutup dari Ikea.

Pulang sekolah, saya langsung mengemudikan mobil menuju ICE BSD. Sejak malam sebelumnya, saya memang sudah berniat untuk mengajak Bebi Vendra mengunjungi GIIAS 2016, pameran otomotif yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Saya berpikir, Bebi Vendra akan senang melihat mobil-mobil mewah atau aksesorisnya.

Saya juga dapat info kalau menunjukkan STNK asli kendaraan Suzuki akan mendapatkan 2 tiket masuk pameran. Gratis!

Lumayan banget kan. Karena tiket masuk di hari biasa 50.000 rupiah per tiket, dan 70.000 rupiah di akhir minggu.

Tak disangka, ternyata ada pameran karoseri bus dan pameran truk juga. Jadi, Bebi Vendra malah berkeliaran seru di area kendaraan-kendaraan besar tersebut. Mobil mewah, sudah tak dipedulikannya lagi. Bahkan, Bebi Vendra langsung pasang pose di depan truk-truk tersebut dan minta difoto.

Kami mulai merasa lapar. Saya mengemudikan mobil lagi ke Living World, Alam Sutera, Tangerang. Kami makan siang di Kyochon (쿄촌 치킨).

Saya memilih Combo 2, nasi dengan Green Salad, 2 potong Salsal (daging ayam tanpa tulang yang digoreng dengan tepung beras), 2 potong sayap ayam (boleh pilih yang Original/ tidak pedas, atau Red/ pedas), dan segelas es teh. Harga per paket 65.000 rupiah, sudah termasuk pajak dan service.

Bebi Vendra tampak menyukainya, karena ia berhasil menghabiskan 1 porsi. Atau mungkin memang lapar, setelah mengarungi luasnya ICE BSD?

Sejak waktu makan, Bebi Vendra sudah tidak konsentrasi. Perhatiannya terpecah ke halaman luar mal. Di sana ada Pameran Alutsista (alat utama sistem sejata) Tentara Nasional Indonesia. Selesai melahap makanannya, ia langsung mengajak saya segera mengajaknya melihat pameran tersebut.

Beberapa kendaraan khusus tentara tampak diparkir di area halaman mal. Banyak yang bisa dinaiki. Lagi-lagi, Bebi Vendra pasang pose dan minta difoto.

Lihat saja ekspresi kegembiraan di wajahnya.

Sampai rumah, ia langsung mandi sore. Lalu mengambil buku gambar dan peralatan menggambarnya. Dan ia mulai menggambar truk-truk yang dilihatnya tadi.

Paldo Jjajangmen (팔도 짜장면)

Saya suka jjajangmyeon, alias mi instan dengan kacang hitam. Biasanya, favorit saya adalah Nongshim Chapagetti. Belakangan, produk ini sering tidak tersedia. Jadi, saya mencoba produk lain yang tersedia, yaitu Paldo Jjajangmen (팔도 짜장면).

Harganya bervariasi di supermarket yang berbeda, 11.000-19.000. Bahkan supermarket yang sama, di lokasi berbeda pun harganya bisa berbeda.

Jjajangmen merk Paldo ini lebih praktis. Bumbunya sudah siap pakai berupa pasta. Rasanya bumbu kacang hitam-nya juga tidak terlalu tajam. Tapi tekstur mi-nya tidak kenyal seperti Nongshim.

Jadi, kalau mi-nya Nongshim dipadukan dengan bumbu kacang hitam-nya Paldo. Tentu akan sempurna.

빙수 – Bingsu

Bingsu (빙수) adalah sajian penutup yang terkenal dari Korea. Berupa es serut, dengan pasta kacang merah, potongan buah, potongan kacang atau kacang giling, sereal, es krim, atau krim kocok.

Di Indonesia, terutama Jakarta dan sekitarnya, bingsu juga menjadi sajian yang disukai banyak orang. Apalagi, karena iklim di Indonesia yang panas, sajian sejuk manis ini terlihat sangat menggoda untuk dinikmati.

Biasanya, porsi penyajiannya besar. Saya sendiri, tidak pernah mampu menghabiskan satu porsi sendirian. Bahkan, berdua Bebi Vendra pun belum tentu bisa habis.

Ini adalah beberapa bingsu yang kami nikmati, belakangan ini.

Chungmuro Bingsu (충무로 빙수) di Patbingsoo (팥빙수), The Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang.

Isinya es serut, irisan buah stroberi, pasta kacang merah dan es krim ogura. Perpaduan manis kecut yang unik, ditambah rasa krimi dari es krim ogura. Sajian ini dijual dengan harga 35.000 rupiah, sebelum pajak.

Choco Brownies Bingsu (초코브로우니 빙수) di Aree (아리), Mall @ Alam Sutera, Tangerang.

Es susu manis serut, dengan remah oreo, potongan brownies, saus coklat, dan es krim vanila (bisa diganti krim kocok-saya lebih suka yang ini). Perpaduan rasa manis susu dengan rasa coklat yang agak pahit. Membuat sajian ini menjadi favorit saya dan Bebi Vendra. Porsinya yang besar juga isinya padat, membuat kami seringkali tak makan lagi, setelah melahap dessert ini. Harganya 66.000 rupiah per porsi. Saat ini, sedang promo diskon 15% di hari Senin-Kamis.

Yeoksam Bingsu (역삼 빙수) di Patbingsoo (팥빙수), The Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang.

Es serut, sereal jagung, pasta kacang merah, dan es krim matcha. Ini juga perpaduan rasa unik, manis dan getir, juga gurih dari sereal. Harganya 35.000 sebelum pajak.

Yang ini adalah bingsu asli Indonesia! Namanya Es Teler. Isinya, potongan buah nangka segar, serutan daging kelapa muda, dan potongan buah alpukat segar. Ditambah susu kental manis dan serutan es batu. Rasa dan aromanya khas, wangi buah nangka, berpadu dengan krimi dari buah alpukat dan kelapa muda. Di warung Sinar Garut, es teler ini harganya sekitar 13.000-15.000 rupiah. Murah, segar, puas!

Get Ready With Me: August 2016

Selamat pagi!

Saya biasa menyetel alarm bangun pagi jam 05.11 (pemilihan menitnya random sih). Dengan nada dering Awoken – Heaven Shall Burn. Ini adalah lagu intro, dengan komposisi piano dan cello. Tidak terlalu berisik, tapi akan cukup membangunkan saya dari tidur dan tidak mengganggu tidur Bebi Vendra juga Papa-nya.

Biasanya, sebelum alarm berbunyi, saya sudah terjaga karena adzan subuh, sekitar jam 5 pagi kurang sepuluh atau lima belas menit. Sedikit merenggangkan otot, juga berdoa pagi, lalu bangun dengan cara berguling. Saya tidak bisa bangun langsung bangkit, ini akan mengakibatkan kepala pusing seharian.

Tujuan pertama saya adalah kamar mandi. Segala rutinitas pagi kamar mandi pun langsung dikerjakan dengan efisien. Mandi dengan Kippabuw Unscented Liquid Soap yang ditambahkan kombinasi minyak esensial yang dipercaya mampu merawat kulit sekaligus membangkitkan suasana hati. Cuci muka dengan Kippabuw Active Charcoal Soap. Juga menggosok gigi dengan Kippabuw Peppermint Toothpaste.

Setelah mengeringkan tubuh dan wajah dengan handuk, saya berpakaian dan memakai lensa kontak. Mata saya -1.50, kanan-kiri. Tanpa lensa kontak atau kacamata, tentu akan kurang nyaman beraktivitas. Apalagi mengemudikan mobil.

Lalu, saya menyemprotkan Kippabuw Holiday Hooray Face Spray. Toner wajah dengan kombinasi minyak esensial yang dikenal hebat merawat kulit wajah, bahkan meminimalisir akibat paparan sinar matahari, juga menjaga kulit wajah tetap cantik.

Tak lupa, pulasan Kippabuw Rose Tinted Balm di bibir. Kemudian mengaplikasikan Kippabuw Tinted Face Balm di wajah dan leher agar tampak segar dan secara alami terlindung dari paparan sinar matahari.

Kopi hitam yang diseduh dengan cara dripping, ditambah madu, juga merupakan ritual wajib di pagi hari. Kopi dipercaya mengandung antioksidan, yang dapat membantu menjaga kondisi tubuh dan kafein-nya membantu membuat saya semakin terjaga. Ditambah manfaat madu, tentunya tubuh akan semakin kuat dan segar.

Biasanya, Bebi Vendra berangkat sekolah diantar Papa-nya. Saya bisa menyapu dan mengepel lantai rumah dulu, atau mencuci pakaian atau peralatan makan dan merapikan rumah, sebelum menjemput Bebi Vendra pulang sekolah.

Namun, jika saya sedang harus mengantar Bebi Vendra berangkat sekolah, saya akan menyetir mobil sambil mengunyah roti atau beberapa potong digestive biscuits.