Jalan-jalan di Pusat Perbelanjaan

Bagi kebanyakan orang yang hidup di kota besar dan sekitarnya, pusat perbelanjaan atau mall adalah salah satu pilihan hiburan. Saya sendiri suka ke mall. Karena saya mengemudikan kendaraan sendiri, soal parkir adalah salah satu pertimbangan saya. Parkir di mall relatif lebih mudah, karena lahan parkirnya sudah jelas, dan biasanya terletak di bawah atap, jadi terlindung dari paparan sinar matahari atau hujan. Juga debu jalanan.

Mall juga biasanya berupa bangunan dengan penyejuk ruangan, jadi terasa adem dan nyaman. Dalam satu bangunan tersebut juga biasanya sudah tersedia gerai makanan, minuman, sajian pencuci mulut, penjual roti, kedai kopi, dan penjual produk-produk lain yang bisa sekedar dinikmati secara visual. Bahkan, dari sekedar jalan-jalan dan melihat-lihat saja, saya bisa mendapatkan inspirasi.

Namun, ketika jalan-jalan di mall bersama anak, ada triknya. Ini trik saya.

1. Saya hampir selalu memakaikan anak kaos berlengan panjang, celana panjang, kaos kaki dan sepatu, juga penutup kepala, ketika jalan-jalan di mall. Kalaupun bukan kaos lengan panjang, saya akan menyediakan jaket.

Mall memang sejuk dan nyaman. Tapi, tanpa disadari, seringkali penyejuk ruangan di mall terlalu dingin. Jadi, supaya anak tidak masuk angin, sepulangnya dari mall, anak perlu pakaian yang nyaman dan cukup hangat.

Saya sediakan juga Kippabuw Eucalyptus Balm, untuk berjaga-jaga, kalau-kalau anak keburu menunjukkan gejala kurang enak badan.

2. Mengajak anak ke toilet. Tak jarang, saking asyiknya jalan-jalan atau bermain, anak malas ke toilet dan menahan keinginan untuk buang air.

3. Saya suka makan, atau sekedar duduk santai menikmati waktu bersama sajian pencuci mulut atau secangkir kopi. Jadi, saya cukup sering menawarkan anak untuk makan, atau sekedar mengudap. Di tengah paparan penyejuk ruangan, penting untuk menjaga kondisi anak dalam keadaan perut kecilnya tidak kosong.

4. Tetap menjaga anak dalam pandangan, atau tetap berada dekat anak. Meskipun mall tampak aman-aman saja, bukan berarti tidak ada resiko. Saya tidak ingin jadi orang yang terlalu paranoid, tapi sekedar bersikap waspada.

5. Seperti ketika kita jalan-jalan bersama teman, anak juga harus didengarkan keinginannya. Kecuali memang sedang terburu-buru karena perlu beli sesuatu di mall, lalu harus segera pergi karena ada keperluan lain, acara jalan-jalan di mall harus dinikmati bersama-sama. Bagi anak-anak, ikut Mama melihat-lihat etalase alat-alat rumah tangga atau pakaian wanita dewasa, tentu membosankan. Setelah atau sebelum menuruti keinginan kita, orang dewasa, ikuti juga keinginan anak. Sekedar ingin melihat-lihat di toko mainan, atau main di playground, kenapa tidak? Bosan menunggunya? Lebih-lebih anak, kalau disuruh mengikuti kesenangan kita sendiri!

6. Setelah main di playground, jangan lupa ajak anak untuk mencuci tangan. Sepele. Tapi kita kan tidak pernah tahu, anak-anak lain yang main di sana dalam keadaan sehat atau tidak.

7. Jangan lupa waktu. Suasana mall yang nyaman, atau pajangan produk-produk yang menarik, seringkali membuat kita tanpa sadar menghabiskan terlalu banyak jam di mall. Anak juga perlu waktu istirahat. Apalagi jika terlalu banyak hal yang dilihat. Bagi anak dalam usia belajar, setiap hal yang dilihatnya setiap hari dapat menguras energinya. Karena itu, sebagai Mama, kita harus bisa melihat kondisi anak. Jangan sampai terlalu lelah.

8. Toko mainan adalah ‘surga’ hiburan bagi anak. Ingin ini, ingin itu, sudah pasti. Saya membiasakan anak untuk menabung, jika ingin memiliki mainan tertentu. Dengan kebiasaan ini, saldo Papa dan Mama aman dari kejutan debit tak terduga. Apalagi anak saya sangat suka Lego atau mainan truk dengan banderol 6 sampai 7 digit! Sebagai Mama, tentu selalu ingin membuat anak bahagia dan memenuhi segala keinginannya. Tapi, menurut saya sendiri, menuruti setiap keinginan anak tidap selalu baik. Bagaimana kalau suatu ketika kita sedang tidak bisa memenuhinya?

Anak saya biasa ‘mengincar’ dulu mainan yang diinginkannya, lalu menabung dulu sebelum bisa memilikinya. Ini juga menyemangati anak untuk rajin menabung.

Itulah beberapa trik saya soal jalan-jalan di pusat perbelanjaan bersama anak. Mudah-mudahan dapat menginspirasi.

Selamat nge-mall!

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s