One of My Favorite Cold Brew Coffee Recipe

Belakangan ini, cold brew coffee sedang jadi favoritku. Biji kopi giling yang diseduh dengan air dingin, bukan dengan air panas, apalagi mendidih. Katanya sih, biji kopi giling yang diseduh dengan cara seperti ini akan mengurangi kadar asam kopi yang kita sruput. Namun, karena waktu penyeduhannya lama, kadar kafeinnya cukup tinggi. Pernyataan yang terakhir ini cukup membuatku bingung, sebenarnya. Karena, kafein bereaksi dengan air panas. Logikaku bilang, kalau diseduh dengan air dingin, harusnya kafein tidak jadi lebih tinggi.

Entahlah. Yang jelas, aku suka rasa kopi seduhan dengan cara ini. Terasa lebih halus, dan menyegarkan.

Yang perlu disiapkan hanya sebuah botol kaca, biji kopi giling (tentunya), air dengan temperatur ruangan. Aku suka menambahkan beberapa potong kecil batang vanila, juga sejumput bubuk kayu manis.

Excelso Classic sedang jadi pilihanku, beberapa minggu belakangan ini. Karakternya asam dan halus. Aku menggunakan 1 bagian kopi dengan 3 bagian air. Tambahkan batang vanila dan bubuk kayu manis, jika suka, kemudian simpan di dalam kulkas selama sekurangnya 12 jam.

Saring menggunakan saringan kain, dan tempatkan di dalam botol kaca. Nikmati dengan sedikit madu, untuk rasa manis.

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s