Makanan untuk Kecantikan

Kalau pernah membaca slogan Kippabuw, Food for Beauty, alias makanan untuk kecantikan, itu karena aku terbiasa merawat diri dengan hasil alam yang biasa kita nikmati sebagai makanan atau minuman.

Kulitku sangat sensitif. Dirawat dengan produk komersial salah, tak dirawat makin salah. Belum lagi faktor usia dan gaya hidup yang semakin menunjukkan tandanya melalui kulitku.

Aku muak kepada para produsen produk komersial yang tak menunjukkan sedikitpun kepedulian kepada kami yang kulitnya istimewa. Karena itu, aku mulai mempelajari alternatif alami untuk merawat diriku sendiri. Jauh lebih murah, dan, aku percaya, jauh lebih aman.

Ribet, memang. Tapi aku yakin nggak lebih repot daripada bolak-balik ke dokter kulit, antri, dan jangan lupakan juga lalu lintas yang harus dihadapi untuk ke dokter.

Jadi, inilah beberapa hal yang kulakukan untuk merawat diriku sendiri, di rumah.

1. Minuman bangun tidur.
Ketika bangun tidur di pagi hari, aku minum air sejuk dengan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon, atau secangkir teh hijau hangat, atau secangkir coklat pekat hangat dengan kayu manis, atau, atau air sejuk dengan madu, atau air kelapa, atau sekedar air hangat. Tergantung mana yang sedang tersedia di rumah.

Semua minuman itu dipercaya baik untuk tubuh.

Air dengan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon, dikenal sebagai minuman detoksifikasi, perangsang sistem pencernaan, menjaga keseimbangan asam basa tubuh, belum lagi kandungan vitamin C yang mampu membantu menjaga daya tahan tubuh serta mampu mempercantik kulit dari dalam.

Teh hijau yang diseduh dengan air mendidih yang didiamkan dulu sehingga tak terlalu panas, dikenal kaya akan antioksidan. Lagi-lagi, mampu merawat kecantikan kulit dari dalam.

Coklat pekat hangat, banyak manfaatnya. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, menjaga berat badan, menjaga kadar gula darah stabil, perlindungan terhadap paparan sinar matahari dari dalam, hingga mampu melawan stres.

Sedangkan madu dipercaya sebagai salah satu antibiotik alami. Mampu merangsang metabolisme tubuh, juga sumbet energi instan yang alami.

Air kelapa, dikenal sebagai minuman isotonik alami. Karena sifatnya yang mudah diserap tubuh.

Air hangat sendiri dikenal mampu merangsang sistem metabolisme tubuh, juga membantu meluruhkan racun-racun dari dalam tubuh.

2. Masker matcha
Semua orang mangakui kandungan antioksidan dalam teh hijau. Terlebih, matcha sendiri adalah teh hijau yang tumbuh di tempat teduh, kemudian digiling menjadi bubuk.

Cara membuat masker matcha pun sangat sederhana. Hanya cukup mencampurkan satu sendok makan penuh matcha dengan dua sendok teh air minum suhu ruangan, kemudian diaduk rata hingga menjadi pasta. Balurkan ke seluruh wajah, tunggu sampai kering, kemudian bilas dengan air bersih. Rasakan sendiri bedanya, setelah rutin mengaplikasikan masker ini, satu sampai dua kali seminggu.

3. Sabun Karbon Aktif

Wajahku mudah komedoan. Karena itu, aku memakai sabun alami dengan karbon aktif untuk muka. Tanpa deterjen, sehingga kulit tidak kering, namun komedo tidak lagi menggerombol.

4. Toner Buatan Sendiri
Kami makan beras merah organik di rumah. Jadi, air cuciannya kusimpan di dalam toples kaca, dan kumanfaatkan sebagai toner alami.

Selain itu, aku juga menyelinginya dengan toner teh. Seduhan teh hijau atau chamomile yang didinginkan.

Ketiga macam toner buatan sendiri tersebut juga baik untuk pemulihan kondisi kulit karena terbakar matahari.

4. Body Scrub
Lulur atau body scrub adalah hadiah bagi kulit. Terutama setelah tumpukan polusi dan debu jalanan.

Ada dua macam scrub yang biasa kupakai; Sugar Scrub dan Coffee Scrub.

Sugar Scrub, seperti namanya, memang memakai gula pasir yang biasa kita tambahkan ke teh atau kopi. Sebaiknya pilih yang raw atau tidak diputihkan. Gula pasir sendiri dipercaya lebih lembut bagi kulit, dibandingkan Salt Scrub.

Cara membuatnya mudah kok. Campurkan 3 sendok makan gula pasir, 2 sendok makan minyak biji anggur (bisa diganti dengan minyak zaitun atau minyak kelapa), juga 1 sendok makan sabun cair tanpa deterjen. Aduk rata, kemudian balurkan ke seluruh tubuh. Wajah pun bisa pakai scrub ini.

Pijat lembut dengan gerakan melingkar selama 5-10 menit, kemudian bilas dengan air hangat. Kulit terasa lembut dan kenyal. Nggak akan dikerubutin semut kok.

Yang kedua adalah Coffee Scrub, alias scrub kopi. Memanfaatkan ampas kopi tubruk yang kita minum di rumah. Sebaiknya memang memakai ampas kopi yang sudah diseduh, karena kafeinnya sudah keluar. Kafein dalam kopi dikenal baik untuk melancarkan peredaran darah, dan mengurangi selulit.

Campurkan saja dengan minyak biji anggur, atau minyak zaitun, atau minyak kelapa. Usap dan pijatkan di kulit dengan gerakan melingkar selama 5-10 menit. Kemudian bilas dengan air hangat. Dilanjutkan dengan mandi seperti biasa.

5. Pelembab Kulit Alami
Ini nggak boleh lupa, meskipun aku sadar bahwa aku sendiri paling pelupa pakai pelembab. Yang paling enak kupakai sih lemak kakao. Aromanya menyenangkan, cukup ampuh melindungi dari paparan sinar matahari, juga mampu menjaga kulit awet muda.

6. Jahe

Aku suka aroma jahe. Kadang kucampur Wedang Jahe dengan teh hijau hangat, atau langsung seruput wedang jahe begitu saja. Baik untuk melancarkan peredaran darah, juga menjaga daya tahan tubuhku, terutama di cuaca tak menentu, juga aktivitas seabrek.

7. Makan nikmat
Hari-hari penuh kegiatan, bukan berarti tak boleh menikmati hidup. Kebetulan aku suka makan. Jadi kunikmati apa saja yang sudah dikaruniakan bagiku. Nikmat atau tidak kan tergantung bagaimana menikmatinya.

Yang jelas, harus selalu menyempatkan makan sayur dan buah. Entah sekedar sepotong pepaya yang dibeli di tukang buah keliling, menikmati rujak bareng yang tersayang, nongkrong sambil menyesap jus buah tanpa gula, atau mengudap salad sayuran.

Aku percaya, dengan menikmati dan mensyukuri setiap makanan yang kita santap setiap hari, akan berdampak positif bagi kecantikan luar dan dalam.

Semoga bermanfaat🙂

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

4 thoughts on “Makanan untuk Kecantikan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s