Bebi Vendra dan Popok Pakai Buang

Kemarin malam, salah seorang tetangga kami mengetuk pintu. Ternyata beliau bermaksud “meminjam” barang satu atau dua buah popok pakai buang, untuk balitanya, karena beliau kehabisan dan kelupaan beli. Padahal minimarket dekat rumah, juga warung, sudah pada tutup.

Sayangnya, kami sudah tidak punya persediaan popok pakai buang, karena Bebi Vendra sudah setahun lebih tidak memakainya.

Ya, Bebi Vendra sekarang memakai celana dalam dan celana pendek seperti orang dewasa. Tanpa tambahan popok pakai buang. Begitu pula ketika kami bepergian.

Bebi Vendra sendiri sudah tak mau memakai popok pakai buang. Ia pun sudah bisa bilang kalau ingin buang air. Tak jarang, ia ngacir sendiri ke kamar mandi dan pipis sendiri.

Membuat anak lepas dari popok pakai buang dan mengajarkannya untuk tidak mengompol di usia dini sangat mungkin kok. Yang penting adalah kemauan orang tua.

Sekarang, daripada belanja bertumpuk-tumpuk popok pakai buang, kemudian menambah sampah, kami bisa mengalokasikan dananya untuk tambahan dana bersenang-senang bertiga.

Advertisements

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s