Assam Green Milk Tea

I was intending to sit down and calm myself down a while, after terrible traffic. But you know coffees in convenient stores are suck. Too sweet, or has unpleasant bitter taste. With unreasonable price. Then, this ready-to-drink tea in a sort of tetrapak just made me curious.

Priced Rp 8.500 per pack of 400 milliliter. Large enough. I think I saw another packaging available as well. But I did not really pay attention.

Creamy taste of milk with a hint of fragrant green tea taste and a bit too sweet for me.

Advertisements

Craft Day, Mei 2013

Hari Minggu lalu, kami bertiga berkesempatan menghabiskan waktu di Craft Day yang diselenggarakan oleh Kedai Tjikini. Kali ini, tempatnya di Museum Nasional.

Aku ikut berpartisipasi menggelar beberapa barang dagangan Tealovero.

Bebi Vendra, yang tidak bisa diam, cukup membuat Papa sibuk berkeliaran kesana-kemari. Bahkan ketika duduk pun, Bebi Vendra sempat bermain dengan kamera ponsel.

Chocolate Lip Butter by Tealovero

Setelah beberapa bulan melakukan riset, akhirnya aku bisa mulai menjual Chocolate Lip Butter by Tealovero. Terbuat dari bahan-bahan alami, bahkan beberapa bahan adalah bahan makanan. Sehingga, produk pelembab bibir ini aman, termasuk untuk kulit yang sangat sensitif. Namun, aku sadar produk ini belum tentu cocok bagi setiap orang, karena ternyata ada beberapa orang yang kurang beruntung, alergi terhadap coklat.

Aku beruntung, bisa bertemu dengan penghasil beeswax organik dan cocoa butter (lemak kakao) organik lokal. Sehingga, idealismeku untuk membuat produk ini se-Indonesia mungkin cukup terakomodir.

Yuk, aku kenalkan dengan komponen yang ada di dalam produk bikinanku sendiri ini.

Beeswax
Beeswax, atau lilin lebah, diproduksi oleh lebah pekerja yang bercampur dengan air liur lebah. Fungsinya melindungi tempat penyimpanan madu dari kontaminasi luar. Karena itu, dalam pengaplikasian secara topikal juga berguna melindungi kulit dari infeksi, juga untuk pengobatan kulit terbakar dan eksema. Beeswax melindungi kelembaban kulit, namun kulit dapat tetap bernafas. Penggunaan pada makanan juga bersifat sebagai pengawet atau pengkilap. Jelas, produk yang mengandung beeswax tidak vegan. Kebetulan, aku memakai beeswax produksi Indonesia dan organik.

Cocoa Butter
Cocoa butter, atau lemak kakao, adalah bahan utama pembuatan coklat yang sering kita konsumsi. Berasal dari pemisahan lemak yang terdapat dalam biji buah kakao. Sebagai bahan produk perawatan kulit, lemak kakao berfungsi sebagai antioksidan, dipercaya mencegah stretch marks pada wanita hamil, pelembab kulit yang baik, dan yang pasti, wanginya sangat menyenangkan. Dan sekali lagi, dengan bangga kuumumkan bahwa aku memakai lemak kakao produksi Indonesia dan organik.

Cocoa Powder
Cocoa powder, atau coklat bubuk, biasanya digunakan sebagai bahan minuman dan bahan kue atau pencuci mulut. Ya, aku memakai coklat bubuk yang sama dengan minuman coklat panasku di pagi hari. Terbuat dari biji kakao yang dikurangi kandungan lemaknya, mengandung mineral seperti zat besi, magnesium, zinc dan beberapa jenis mineral lainnya yang baik untuk tubuh. Juga mengandung antioksidan flavonoid, yang dipercaya baik untuk mencegah serangan jantung dan stroke.

Olive Oil
Olive oil, atau minyak zaitun, terbuat dari buah zaitun, yang banyak ditemukan di daerah Mediterania. Sejak jaman dahulu digunakan untuk kecantikan dan kesehatan. Mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E. Aku memakai extra virgin olive oil, yang biasa digunakan untuk makanan, untuk pelembab bibir ini.

Coconut Oil
Coconut oil, atau minyak kelapa, terbuat dari daging buah kelapa yang sudah tua. Mengandung lemak jenuh, terutama banyak digunakan dalam masakan khas Asia Selatan. Dalam penggunaan bagi kulit, berfungsi melembabkan. Juga baik untuk mencegah pelepasan protein dari rambut. Aku juga memakain minyak kelapa produksi Indonesia, yang aman digunakan untuk memasak makanan.

Kulitku sendiri sangat sensitif, ketika memakai pelembab bibir komersial yang mengandung petrolatum atau bahan turunan minyak bumi, bibirku akan terasa panas. Juga, kulitku sangat kering. Mungkin karena pengaruh usia. Heheh.

Bukan hanya untuk orang-orang yang senasib denganku, produk ini adalah solusi bagi para orang tua yang mempunyai anak perempuan yang sedang beranjak remaja. Tidak perlu khawatir, kulit anak-anak mereka akan terkontaminasi produk kecantikan komersial, yag ternyata mengandung bahan yang berbahaya bagi kulit mereka yang masih murni.

Chocolate Lip Butter bisa dipesan di Tealovero Shop, dengan harga 20.000 rupiah.

Bebi Vendra is Grindcore Kid

My beloved hubby plays in a grindcore band, namely Tersanjung13, which just launched a discography album. You can contact him through email tersanjung underscore 13 at yahoo dot com. Then why did I trapped in promoting, anyway? Heheh.

While me, used to play in metalic hardcore band, namely Nothing. And still love to listen to the music.

So Bebi Vendra used to listen to bands with screaming vocals. Even when he is still inside my belly. I remember when he is 4 months old, and started to actively communicate verbally, sometimes he growls. Just like those bands we listen to.

And now, I will show you Bebi Vendra practising screaming vocal.

Pisang Goreng Butterscotch & Otello at Suwe Ora Jamu

Last night, I had fun spending time at Suwe Ora Jamu, Jakarta. It was great time that I remember going back home after midnight.

I love Pisang Goreng Butterscotch, Fried Battered Banana with brown sugar caramel and shredded cheese, when I feel not too hungry. The fragrant banana just combined very well with the sweetness of caramelized brown sugar and balanced by the creamy and salty taste of shredded cheese.

I was excited to find one of my favorite games of my childhood. We call it Otello. I remember playing it with my little brother, which mostly ended up being loser. Now, after so many years, I be the loser again. Defeated by one of the staff of Suwe Ora Jamu.

Suwe Ora Jamu is the great place for hanging out, chilling out, even just for killing time. I always find myself being lazy, and just do not have any intention to move, whenever I am there. You can do so many things, and you can even request to play traditional games like I did last night.

3:15 PM Roasted Tea Mix

I finally found this product at Carrefour Blok M Square. Before, I visited their booth at FHI 2013, but they did not do any free tasting, either selling. So I got no idea why they joined the exhibition for about USD 600.00 and not sellig anything. Just an Indonesian and two Taiwanese sitting with a table displaying these tea mixes.

I paid Rp 24.000 for this little box of 6 sachets tea mix. Available in Earl Grey Milk tea mix, Rose tea Milk, Roasted tea milk mix and Green Tea mix.

I thought it was powdered tea. But actually, it is tea leaves with milk powder in paper filter.

I enjoyed it hot. The taste reminds me to Chatime. Smooth tea taste under slightly creamy taste of milk. With enough amount of sugar. Resulting a balanced mixture.

Good enough, but still not makes me crazy about it. Maybe because of the sugar in it. You know I do not really like sugar cane. I still prefer black tea with a little fresh milk. But if you like Chatime, you will like this tea mix too.

Cheers!

Iced Coffee at McCafé


McCafé, sebagai bagian dari McDonald’s, seringkali menggembar-gemborkan minuman kopinya. Katanya pure arabica, kopi arabika murni, yang dipercaya orang pada umumnya sebagai kopi terbaik dengan rasa paling enak.

Well, belajar dari pengalamanku bekerja sebagai personal penjualan kopi, jenis kopi terbaik pun akan terasa sangat tidak menyenangkan di mulut jika pengolahannya kurang baik. Dan kopi yang banyak dijual di Indonesia kebanyakan dipanggang hingga hangus, sehingga rasa pahitnya menjadi dominan.

Ya, orang Indonesia sudah berabad-abad didoktrinasi oleh kepercayaan bahwa kopi yang pahit itu kopi yang enak dan mantap. Apalagi dengan penambahan gula pasir yang berlebihan, menurutku, maka kopi hitam dengan rasa pahit manis yang bercampur dengan kurang elegan itu pun menjadi kebiasaan banyak orang.

Aku suka kopi, yang tidak terlalu pahit, namun juga tidak terlalu asam. Dalam hal ini, biasanya kopi blended memang jadi pilihanku.

Balik lagi ke kopinya McCafé. Harus kuakui, aku tergoda oleh gambar promosi menu Iced Coffee mereka yang baru. Dan akhirnya aku kecewa ketika menyeruputnya. Rasa kopinya hilang tenggelam, kalah oleh campuran air yang terlalu banyak dan gula yang dominan, masih ditambah banyak es batu pula. Aku tak ingin membelinya lagi.

My Own Homemade Energy Drink

I have been enjoying this drink for months. On work days, I prepare it on my tumbler, so I can sip it while driving to office and finish it when I reach my desk. It just gives me energy to face the terrible traffic, also to do my work throughout the day.

On off days, I prepare them upon waking up, in the (not so) morning, in my favorite double wall glass.

All you need is simply a squeezed half lime and 1 teaspoon honey. It is all up to you, whether to use cool water or iced water. But hot water is not recommended, as it kills the good benefits of honey.

I believe, this good supply of vitamin C and antioxidants would help me through the tough days.

This drink also helps to fight cough and sore throat.

Have a pleasant day!