Ketika Bebi Vendra Bilang “Nggak”

Bebi Vendra sudah cukup pandai bicara. Sudah bisa menyampaikan apa yang ia inginkan dan apa yang ia rasakan. Bahkan sudah mulai bisa ngeyel.

Seringkali, ia bilang “nggak”, meskipun kadang sebenarnya ia mau.

Yang sering terjadi, Bebi minta susu, namun ketika diambilkan, ia akan bilang “nggak”. Dan ketika susunya dikembalikan ke lemari es, ia pun mengamuk.

Kesimpulanku secara bodoh, Bebi sedang berusaha menunjukkan otoritas atas dirinya sendiri. Namun, karena kehidupannya belum terlalu kompleks dan kebetulan kami, orang tuanya, pun selalu berusaha membuat hidupnya senyaman mungkin, maka ia hanya sekedar bilang “nggak” meskipun sebenarnya tidak bermaksud demikian.




Published by

veronicalucia

Enjoying life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s