Sandal Jepit Pertama Bebi Vendra

Advertisements

Fillet-O-Fish with A Half Slice of Cheese at McDonald’s Ramayana Ciledug

Hari ini, aku memutuskan untuk membeli makan di McDonald’s Ramayana Ciledug, Tangerang, dan membawanya pulang. Ketika sampai di rumah, aku terkejut karena cheddar cheesenya hanya setengah lembar. Aku dikibulin?

Review: Kanton Men at Ramen 38 Sanpachi

Karena aku kurang suka makanan pedas, maka aku minta direkomendasikan menu ramen yang tidak pedas kepada pramusaji di Ramen 38 Sanpachi, Kamome, Jakarta Selatan. Selain Shiro Ramen, sang pramusaji merekomendasikan Kanton Men ini. Tampaknya, manajemen restoran ramen ini memberi pelatihan yang baik bagi karyawannya. Karena pramusaji mereka dapat menjelaskan pertanyaan-pertanyaan awamku dengan baik.

Seperti biasa, pelanggan diberi kebebasan untuk memilih mau mi keriting atau lurus, serta dimasak matang atau setengah matang. Pada pandangan pertama, menu ini sekilas kelihatan seperti cap cay. Dengan kuah cap cay kental dibagian atas, namun di bagian bawah, kuahnya berupa kaldu kental khas ramen. Sayurannya tampak cantik dan terasa renyah. Kalau tidak salah ingat, menu ini dihargai 52.000 rupiah, sebelum pajak.

Since I do not really like spicy food, I asked recommendation from the service person at Ramen 38 Sanpachi, Kamome, Jakarta. Besides Shiro Ramen, she recommended this Kanton Men. It looks like they were good trained, because their service persons can answer my stupid questions about their menus.

As usual, guests can freely choose straight or curly noodle, well-cooked or half-cooked noodles. At the first sight, this menu seems like cap cay. But actually, it is a sort of ramen with thick stock soup topped with cap cay. The vegetables looked beautiful amd tasted crunchy. If I am not mistaken, it was priced IDR 52.000 before tax.

Review: Campina Lu Ve Litee Green Tea

Setelah sekitar 2 tahun hanya membaca atau mendengar tentang produk ini, namun tak pernah menemukannya di supermarket atau minimarket yang kudatangi, akhirnya aku bisa membeli Campina Lu Ve Litee ini di minimarket dekat rumah. Kebetulan, aku penasaran yang rasa teh hijau, karena aku memang suka teh hijau. Yang membuatku penasaran adalah deskripsi produk ini, yang menyebutkan bahwa es krim ini rendah lemak dan non hewani. Jadi, terbuat dari sari kedelai, bukan susu sapi, seperti es krim pada umumnya. Dengan harga jual 8.000 rupiah untuk kemasan 110 mililiter, namun rasanya tidak seperti yang kubayangkan. Rasa kedelainya sangat dominan, bersaing dengan rasa manisnya, sehingga aroma dan rasa teh hijau yang getir pun kalah. Mungkin, karena rasanya disesuaikan dengan lidah orang Indonesia pada umumnya, yang lebih menyukai manis daripada getir teh hijau. Tapi, menurutku, jika rasa manisnya dikurangi sedikit saja, pasti es krim ini akan dapat merebut hatiku.

After about 2 years only reading or hearing about this product, but never found it in stores, finally, I can buy Campina Lu Ve Litee at minimarket near our home. I was curious about their green tea ice cram, because, as you know, I love green tea. What made me so curious is the description of this product, which said that this ice cream is low fat and non animal product. They made it from soy, not dairy milk, unlike most ice cream available in Indonesia. Priced IDR 8.000 for small pack 110 milliliters, but the taste was not like what I have been imagining. Soy taste, as well as sugary sweet were very dominant, than the bitternes of green tea. I think, they made it to most Indonesia taste, which prefers sweet taste than bitterness of green tea. But, in my opinion, if the sweet taste can be reduced a little, this product surely will be my new favourite.

Review: Yang Chau Fried Rice at Rice Bowl

Hari ini, aku menikmati makan siang di Rice Bowl, CBD Ciledug, Tangerang. Aku memesan Yang Chau Fried Rice, yang kebetulan sedang promo menjadi seharga 9.900 rupiah sebelum pajak, atau 10.890 rupiah nett. Tampaknya memang porsi kecil, namun ternyata banyak banget dan perut akan terasa sangat penuh setelah menghabiskannya. Nasi goreng dengan aroma dan rasa yang khas ini berisi potongan ayam panggang, telur orak-arik serta potongan bawang daun. Cocok untuk yang ingin makan siang simpel dan hemat.

Today, I enjoyed lunch at Rice Bowl, CBD Ciledug, Tangerang. I orderd Yang Chau Fried Rice, which is currently in promo to IDR 9.900, before tax, or IDR 10.890 nett. It was looked like a small portion, but actually your belly will be full enough after finishing it. The aroma and taste was so typical chinese cuisine, with roasted chicken chunks, scrambled eggs, also chopped spring onion. Good choice if you want a simple dining.

Review: Veggie Burger at A&W

Kemarin, aku berkesempatan menikmati makan malam di A&W CBD Ciledug, Tangerang. Kebetulan, aku sedang tidak ingin makan terlalu berat, maka aku mencoba Veggie Burger.

Yesterday, I enjoyed dinner at A&W Restaurant at CBD Ciledug, Tangerang. I did not want to eat big, so I decided to try Veggie Burger.

Roti burger empuk khas A&W, berisi potongan daun selada, patty semacam bakwan sayuran serta lembaran keju cheddar, dengan saus seperti saus tomat manis dengan semburat rasa lada hitam. Menurutku, menu seharga 27.500 ini rasanya kacau berantakan. Aku nggak suka, dan akhirnya tidak sanggup menghabiskannya.

It consists of A&W’s soft burger buns, lettuce, a sort of vegetable patty also slice of cheddar cheese, with a sort of sweet tomato sauce with a hint of black pepper. I don’t think I like this burger priced IDR 27.500. The taste was so mess, I even did not able to finish it.

Falling in Love with Shiro Ramen

Belakangan, aku cukup sering makan di Ramen 38 Sanpachi, yang terletak di Gedung Kamome, Melawai, Jakarta Selatan. Pernah mencoba cabang mereka di Gandaria City, Jakarta Selatan, dan Central Park, Jakarta Barat, namun tidak senyaman yang di Kamome.

I quite often dining at Ramen 38 Sanpachi at Kamome Building, Jakarta Selatan, these days. Tried to eat at their branch in Gandaria City, Jakarta Selatan and Central Park, Jakarta Barat, but none of them feels as cozy as the one in Kamome.

Yang paling kusuka, selain Matcha Ice Cream, alias es krim teh hijau, adalah Shiro Ramen. Ramen dengan kuah kaldu kental, bisa pilih yang halal maupun non halal, serta potongan daging, lembaran nori, taburan bawang daun rajang serta taburan biji wijen. Menu seharga 49.000 rupiah (sebelum pajak) ini sebenarnya agak terlalu banyak untuk perutku yang terbiasa makan sedikit namun sering. Sangat direkomendasikan untuk yang ingin menikmati ramen yang tidak pedas.

I love their Matcha Ice Cream, also Shiro Ramen. It is a ramen noodle menu with thick soup, you can choose with pork or chicken, nori, chopped spring onion, and sesame seeds. Priced IDR 49,000 before tax, actually the portion is too large for myself, who eats often in small portions. But very recommended for those who don’t like spicy ramen.