Sabun Cair Alami Buatan Sendiri

Banyak jenis sabun tersedia di pasaran. Mulai dari yang murah, hingga yang harganya nggak masuk akal. Berbagai pilihan aroma dan khasiat juga tersedia. Tinggal pilih, ambil, kemudian bayar di kasir. Semudah itu.

Aku juga mulai membuat sabun sendiri, baik sabun batangan maupun sabun cair. Kali ini, aku akan menunjukkan caraku membuat sabun cair. Tadinya ingin dilengkapi video tutorial, namun karena aku kerepotan kalau harus membuat sabun sambil merekam video, maka, untuk saat ini, aku hanya akan menuliskannya saja.

Tunggu sampai ada sukarelawan yang mau merekamku beraksi ya!

Bahannya cukup sederhana:
minyak zaitun (aku memakai extra virgin olive oil)
minyak kelapa
air mendidih (disarankan air reverse osmosis, jika tidak ada aquades/ distilled water)
gliserin
KOH atau potassium hydroxide (kedua bahan terakhir bisa didapatkan di toko bahan kimia)

Cara membuatnya pun cukup sederhana, namun menuntut kesabaran ekstra:
1. Tempatkan gliserin di wadah kaca tahan panas. Kemudian, isi panci dengan air hingga wadah kaca tersebut tidak sampai mengambang. Metode ini biasa disebut double boiling. Dan aku selalu memakai metode ini untuk membuat produk-produk pembersih dan perawatan kulit alamiku. Hal ini agar bahan-bahan tidak mudah hangus, juga menjaga zat-zat penting dalam bahan-bahan tersebut agar tidak rusak. Masak dengan api kecil hingga gliserin cukup panas.
2. Untuk bekerja dengan KOH, sebaiknya menggunakan safety goggles, sarung tangan lateks, masker dan pakaian lengan panjang. Karena KOH dapat menyebabkan kulit seperti terbakar dan uapnya berbahaya jika terhirup maupun terkena mata.
3. Sambil masih memanaskan gliserin, tambahkan KOH sedikit demi sedikit. Jangan panik. Jika gliserin menjadi meluap-luap atau menciprat-ciprat, angkat double boiler dari kompor hingga mereda. Biasanya, aku tidak sampai mengalami hal ini. Namun disarankan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan.
4. Aduk hingga KOH larut seluruhnya dalam gliserin.
5. Angkat campuran KOH. Sisihkan.
6. Masih dengan metode double boiler, panaskan minyak kelapa dan minyak zaitun dalam satu wadah. Kemudian, campurkan larutan KOH. Aduk terus, terus dan terus.
7. Ya, inilah saatnya menunjukkan kesabaran yang kubilang tadi. Aduk terus sambil mengecek air di panci agar jangan sampai habis. Jika sudah mau habis, segera tambahkan lagi sedikit. Dan teruslah mengaduk.
8. Tak sampai setengah jam, biasanya mulai terbentuk seperti jeli dan kemudian seluruh campuran akan menjadi seperti jeli berwarna bening kecoklatan. Mirip lem Aibon, menurutku.
9. Jangan menyerah dulu. Proses pengadukan masih terus berlanjut, namun sudah bisa ditinggal-tinggal. Jangan lupa kontrol terus level air di panci.
10. Setelah kira-kira 2 jam. Ya, 2 jam! Ambil sedikit ‘lem’ tersebut, kemudian campurkan dengan sedikit air bersih.

Jika setelah dicampur, airnya bening atau hampir bening, berarti proses masak sudah selesai. Jika hasilnya sangat keruh, bahkan seperti susu, berarti masih harus dimasak lebih lama lagi.
11. Campurkan ‘lem’ tersebut dengan air mendidih. Biarkan hingga larut sempurna.

Akan terjadi gradasi secara bertahap, mulai dari bagian bawah, yaitu perlahan-lahan campuran yang keruh akan menjadi cairan coklat bening.

Jika seluruh cairan sudah menjadi cairan kental dan bening, mirip madu, maka sabun cair sudah jadi.

Disarankan untuk menunggu seminggu sebelum memakainya. Meskipun sebenarnya sabun cair ini sudah bisa langsung dipakai.

Atau, jika malas membuatnya sendiri, aku juga menjualnya kok. Silakan mampir ke toko Kippabuw, untuk belanja produk pembersih dan perawatan kulit buatanku sendiri.

Have a pleasant day!

Advertisements

Published by

veronicalucia

Enjoying life...

34 thoughts on “Sabun Cair Alami Buatan Sendiri”

  1. waktu koh dicampur sama gliserin kok jadi kuning ya?
    itu 400ml airnya buat nanti kalau sudah jadi ya? berarti waktu pembuatan awal tidak memakai air?

  2. fungsi gliserinnya untuk apa kak…???
    teruuuussss,,,,,
    bagaimana kalau tanpa dikasih gliserin,, soalnya dua minggu lagi aku lomba buat sabun cair….

  3. Post yang menarik..
    Untuk mendapatkan sabun berwarna bening, kira2 jenis minyak apa yang di butuhkan..?
    Bagaimana dengan Olive / Castor / Corn Oil, berapa perbandingan KOH yang di butuhkan?
    Emailnya apa ya?
    Terima Kasih..

    corp.emerald@gmail.com

  4. kak mau tanya, berat gliserin, KOH, minyak zaitun, minyak kelapa, dan air, masing2 berapa gram kira2 yang digunakan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s