Dilmah Black Tea Parade

The past three days are my lucky days, since I got the chance to have some enjoyable tea times.

Welcome to My World!

Dilmah Exceptional Maharajah Reserve Assaam

The second flush Assam leaf tea with a bright and mellow character. Great to be taken at night, especially while reading a serious book.

Welcome to My World!

Dilmah Single Estate – Lover’s Leap

High grown tea, above the town of Nuwara Eliya. Named Lover’s Leap after a tragic legend of two young lovers who leapt from the top of the waterfall in the estate. Light brown-yellow with green nuances liquor. Bright, breezy and light with long lasting aftertaste. I love to have it waking my morning up.

Welcome to My World!

Dilmah Exceptional Perfect Ceylon Tea

Tea from Ceylon’s western high grown region, where the varying climatic condition produces a perfectly balanced tea. A ruby red liquor offers richness, depth and the slightly grassy bright note of high quality fresh tea. I love to take it warm in the cool morning.

A Huge Bag of Corn

Salah seorang tetangga kami mengirimkan sekantung besar jagung dari kebunnya. Karena itu, beberapa hari ini, kami menikmati berbagai sajian dari jagung. Mulai dari jagung rebus, jagung kukus keju, bakwan jagung, sampai sup krim jagung.

One of our kind neighbours gave us a huge bag of corn from her field. That’s why, these few days, we enjoyed dishes of corn. From boiled corn, steamed corn with cheese, bakwan jagung (a sort of Indonesian corn nugget), also cream soup of corn.

Welcome to My World!Welcome to My World!

Bakwan Jagung
Cocok untuk dimakan bersama nasi, atau sekedar kudapan di sore hari. Jangan lupa saus tomat atau saus sambal atau saus asam pedas.

Bahan-bahannya:
1 buah jagung, pipil
4 sendok makan tepung terigu
sejumput garam
sejumput lada putih bubuk
sejumput gula pasir
30 mililiter air dingin
200 mililiter minyak goreng

Cara membuatnya:
1. Campurkan tepung terigu, garam, lada putih bubuk dan gula pasir.
2. Tambahkan air dingin. Aduk rata.
3. Tambahkan jagung. Aduk rata.
4. Panaskan minyak goreng dengan api sedang.
5. Ambil adonan sebanyak satu sendok makan. Goreng hingga berwarna keemasan.
6. Angkat. Tiriskan. Sajikan.

Bakwan Jagung
A sort of Indonesian traditional corn nugget. Usually enjoyed with freshly steamed white rice, either thoroughly. Don’t forget tomato ketchup, chili sauce or hot and sour sauce.

The ingredients:
a piece of corn, kerneled
4 table spoons wheat flour
a pinch of salt
a pinch of white pepper powder
a pinch of sugar
30 milliliters cold water
200 milliliters oil

The directions:
1. Mix wheat flour, salt, white pepper powder and sugar.
2. Add cold water. Stir well.
3. Add corn. Mix well.
4. Medium-low heat oil.
5. Take a table-spoonful flour-corn mix. Deep fry until they turn golden coloured.
6. Remove. Strain. Serve.

Welcome to My World!

Sup Krim Jagung

Bahan-bahannya:
1 buah jagung, pipil
2 sendok tepung terigu
sejumput garam
sejumput lada putih bubuk
sejumput gula pasir
30 mililiter susu tawar
1 gelas air
1 lembar roti tawar, potong dadu 1 sentimeter, sangrai hingga garing

Cara membuatnya:
1. Didihkan air.
2. Tambahkan jagung.
3. Campurkan tepung terigu, garam, lada putih bubuk, gula pasir dan susu tawar hingga rata.
4. Tambahkan ke rebusan jagung.
5. Aduk rata selama satu menit. Angkat. Sajikan dengan taburan roti garing.

Cream Soup of Corn

The ingredients:
a piece of corn, kerneled
2 table spoons wheat flour
a pinch of salt
a pinch of white pepper powder
a pinch of sugar
30 milliliters plain milk
a cup of water
a slice of white bread, cut into dices 1 centimeter then pan grilled without oil until crispy

The directions:
1. Boil water.
2. Add corn.
3. Mix well wheat flour, salt, white pepper powder, sugar and plain milk.
4. Add the mix into the boiling corn.
5. Stir well for a minute. Remove. Serve with sprinkles of crispy white bread dices.

Buzz this post!

Dine Out Mom 2

Beberapa waktu lalu, aku sempat kangen Beard Papa. Kue sus dengan isi krim berbagai rasa. Tapi aku nggak dapat kesempatan untuk menikmatinya. Akhirnya, dalam kunjunganku ke Yogyakarta, aku dapat kesempatan untuk mencoba Mama Oven.

I was craving for Beard Papa,a sort of choux pastry with various flavour of custard cream. But I didn’t get any chance to enjoy it. And recently, on my visit to Yogyakarta, I got a chance to try out Mama Oven.

Welcome to My World!

Welcome to My World!

Yang aku tahu, gerai Mama Oven ada di Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Setiap kue sus renyah berisi krim dengan 2 pilihan rasa, dijual dengan harga 7.000 rupiah.

As far as I know, Mama Oven is located at Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Each choux pastry sold at IDR 7,000.

Welcome to My World!

Krim originalnya encer banget, jadi luber kemana-mana saat kumenggigitnya. Rasanya cukup manis. Tapi entah kenapa, kurang menyatu dengan kue susnya. Masing-masing seperti ingin menonjolkan diri.

The original cream custard is too watery, so it would be a mess when I bite it. Sweet enough, but don’t know why, the taste is not go well with the choux pastry. Each of them seems want to dominate.

Welcome to My World!

Krim coklatnya justru terlalu kental. Tapi rasanya jauh lebih baik. Cukup manis tapi coklatnya cukup terasa dan bisa menyatu dengan rasa kue susnya.

The chocolate cream is too set. But tastes better. At least it can go well with the choux pastry.

Buzz this post!

malam yang hebat

Bebi Vendra Galeny

Kemarin, sesuai jadwal, Bebi Vendra mendapatkan imunisasi DPT3. Meskipun sebelumnya sudah dua kali disuntik vaksin yang sama, tetap saja aku senewen. Nggak tega melihatnya disuntik, nggak tega melihatnya merasakan pegal di pahanya, nggak tega melihatnya gelisah karena demam. Tapi aku harus kuat, demi Bebi Vendra.

Bebi Vendra Galeny

Ditambah lagi, kemarin sore, gunung Merapi meletus. Rumah Oma dan Mamaku, yang terletak sekitar 25 kilometer dari puncaknya tidak terkena dampak langsung, memang. Tapi tetap saja, kami harus waspada.

Bebi Vendra Galeny

Ditambah lagi, kemarin adalah hari pertamaku menstruasi. Meskipun tak sesakit dulu, waktu sebelum hamil, tetap saja aku mudah lelah dan pegal. Tapi aku harus kuat, demi Bebi Vendra.

Lassi Days

Belakangan ini, aku sedang suka banget sama lassi. Aku membuatnya hampir setiap hari.

Lately, I’m getting to love lassi. I make it almost everyday.

Lassi Semangka.
Semangka adalah salah satu buah favoritku, terutama semangka potong. Waktu aku hamil, semangka adalah penolongku mencegah dehidrasi, selain kelapa muda.

Bahan-bahannya:
300 gram semangka merah, potong-potong
50 mililiter susu tawar
2 sendok makan yogurt tawar

Cara membuatnya:
1. Campur semua bahan dengan menggunakan blender selama setengah menit.
2. Tuangkan ke dalam gelas. Sajikan.

Watermelon Lassi.
Watermelon is one of my favourite fruits. Especially the sliced one. During my pregnancy, it was my remedy to prevent dehydration.

The ingredients:
300 grams watermelon, sliced
50 milliliters plain milk
2 table spoons plain yoghurt

The directions:
1. Mix well all ingredients using blender for a half a minute.
2. Pour into a tall glass. Serve.

Dine Out Mom

Bebi Vendra Galeny

Sabtu lalu, aku berkesempatan makan di luar bersama Bebi Vendra. Kami makan di Tamansari Foodcourt, Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Menu yang kupilih adalah Steamboat Sapi, dari gerai Steamboat.

Last Saturday, I was lucky to have an opportunity to dine out with my beloved Bebi Vendra. We were eating at Tamansari Foodcourt of Ambarrukmo Plaza in Yogyakarta, Indonesia. I chose Beef Steamboat from the Steamboat outlet.

Welcome to My World!

Harga per porsinya 27.000 rupiah, plus nasi 3.000 rupiah. Disajikan dengan panci stimbot ukuran kecil, lengkap dengan pemanas spiritus di bagian bawahnya. Isinya potongan wortel, bihun, potongan kembang kol dan tentunya potongan tipis daging sapi. Dilengkapi kecap pedas. Rasa kuahnya kental dengan kaldu sapi. Aku suka!

Consists of carrot cuts, cauliflower cuts, a sort of rice vermicelli and of course thin slices of beef. I can feel the strong taste of the beef stock. I love it!

Buzz this post!

know bebi vendra personally

Bebi Vendra Galeny

Bebi Vendra bisa merasakan aura di sekitarnya, terutama aura Papa dan Mamanya. Jadi, sebisa mungkin, harus membuat suasana bagus ketika dekat Bebi Vendra. Jika tidak, ia yang akan membuatnya semakin buruk.

Bebi Vendra Galeny

Bebi Vendra mengerti apa yang sedang diomongin orang-orang di sekitarnya. Jangan kaget jika ia tiba-tiba menangis karena tak suka pada apa yang sedang diomongin orang-orang di sekitarnya.

Bebi Vendra Galeny

Bebi Vendra adalah observer. Ia akan memperhatikan sungguh-sungguh tingkah orang di sekitarnya, hingga dahinya berkerut. Kalau tidak hati-hati, kelak Bebi Vendra akan mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.

The Fridge: Yes, I Am Dairy Addict!

Berikut adalah beberapa produk yang sedang nongkrong di kulkas. Ya, aku memang pecandu produk susu!

Here are few items stored in the fridge lately. Yeah, I am addicted to dairy products.

Welcome to My World!

Susu Segar.
Aku suka susu tawar. Susu sapi pasteurisasi keluaran Diamond, rasanya agak ringan, lemaknya langsung lumer di mulut. Sedangkan susu UHT keluaran Ultrajaya adalah favoritku. Rasanya tidak terlalu berat, tapi juga tidak terlalu ringan. Meninggalkan rasa gurih yang sedap. Soal harga, keduanya imbang berada di level 11.000-12.000 rupiah.

Fresh Milk.
I love plain milk. The pasteurized one from Diamond tastes very light, the fat is like melting on your palate. While UHT milk from Ultra is my all time favourite. Tastes not too heavy, nor too light. And giving a delicious savory after taste.

Welcome to My World!

Mayones original dan mustard.
Mayones original merk Maestro, kecutnya pas dan rasa kriminya mantap. Sedangkan mustard dengan merk yang sama juga kecutnya pas. Keduanya adalah olesan roti isi favoritku. Untuk toples kecil, aku cukup membayar antara 13.000-16.000 rupiah.

Original mayonnaise and mustard.
The original mayonnaise from Maestro give a smooth sour taste but the creamy taste is quite strong. The mustard from Maestro also give a smooth sour taste. Both are my favourite sandwich spread.

Welcome to My World!

Yogurt tawar.
Aku suka yogurt yang krimi dan rasa kecutnya halus tapi tidak terlalu manis. Itulah yang kudapatkan dari Cimory. Aku menikmatinya langsung, atau menambahkannya pada jus buah yang kubikin, bahkan kupakai untuk melumuri daging ayam atau sari laut, sebelum menggulingkannya ke tepung dan menggorengnya. Harga yogurt padat tawar ukuran 400 mililiter sekitar 19.000 rupiah.

I love yoghurt which offers creamy taste with smooth sour taste but not too sweet. That’s what Cimory gives me. I enjoy it thoroughly, I add it to my fruit juices, I even use it to marinate chicken or seafood before rolling them over the flour and deep fry them.

Welcome to My World!

Mayones pedas.
Biasanya, aku mencampur mayones original dengan saus tomat dan saus sambal untuk cocolan. Tapi, saat ini aku sedang mencoba mayones pedas keluaran Euro. Rasa kriminya yang mantap membalut rasa kecut yang halus, dengan after taste panas di mulut. Harganya berkisar 16.000-19.000 rupiah.

I usually mix original mayonnaise with tomato ketchup and chili sauce to make a dipping sauce. But recently, I try the Hot & Spicy mayonnaise from Euro. Its creamy taste embraces the smooth sour taste but ends up with hot sensation.

Buzz this post!