Jagung Manis Favorit Bebi Vendra Galeny

Welcome to My World!

Perut yang semakin besar membuatku semakin kesulitan makan dalam porsi normal. Untuk makan siang pun hanya muat 1 buah jagung rebus. Padahal rasanya lapar banget!

Untuk memasak jagung rebus ini, biasanya aku numpang di panci sayuran yang kumasak untuk makan pagi. Jadi, di siang hari, aku tinggal mengambilnya lalu menggerogoti dan mengisapnya.

Kentang Telur Sambal

Hari ini nampaknya suamiku kangen sama masakan Mamanya. Salah satu masakan yang cukup sering dibuat Ibu Mertuaku tersebut adalah sambal goreng kentang dan telur. Beliau biasanya memakai telur ayam rebus, yang sebenarnya kurang diminati anaknya tersayang. Aku sendiri kurang suka telur rebus. Karena itu, aku pakai telur puyuh ceplok.

Kupas dan potong dadu 2 buah kentang. Goreng hingga cokelat keemasan. Tiriskan.

Buat telur-telur mata sapi dari 15 buah telur puyuh. Tiriskan.

Haluskan 2 siung bawang putih, 2 buah
bawang merah dan 6 buah cabe merah. Panaskan 1 sendok makan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan kentang goreng dan telur puyuh ceplok. Tambahkan sedikit garam dan lada hitam. Aduk-aduk hingga bumbu tercampur rata. Angkat. Sajikan.

It seems that my beloved hubby missed his mother’s cook. One of her dishes is potato and egg with sambal. She always uses boiled eggs, that actually nobody likes it. Neither do I. So I use fried quail eggs.

Peel and cut into cubes 2 potatoes. Fry them until golden brown. Strain.

Make sunny eggs from 15 quail eggs. Strain.

Crush 2 pieces garlic, 2 pieces shallot and 6 pieces red chili pepper. Heat 1 table spoon oil, sauté the crushed spices until the aroma comes out. Add the fried potato and quail eggs. Add a pinch of salt and pepper. Mix well, then take out from the heat and serve.

Sambel Terasi

Haluskan 2 siung bawang putih, 1 buah bawang merah, 2 buah cabe merah, 4 buah cabe rawit, 1 sendok teh terasi bakar serta sedikit garam dan lada. Setelah halus, tambahkan perasan jeruk purut. Aduk hingga tercampur rata.

Welcome to My World!

Crush 2 pieces garlic, 1 piece shallot, 2 pieces red chili pepper, 4 pieces cayenne pepper, 1 tea spoon terasi, also a pinch of salt and pepper. After all the ingredient crushed, add kaffir lime squeeze. Stir until they mixed well.

Buzz this recipe!

Failed: Empal

Sebenarnya, aku ingin masak empal gepuk. Ternyata, waktu merebus dagingnya terlalu lama. Jadi dagingnya hancur seperti suwiran. Tapi ternyata rasanya nggak buruk juga kok.

Rebus 250 gr daging sapi tanpa lemak dengan 3 gelas air hingga air tersisa sekitar setengah gelas.

Ambil daging dari air rebusan, lalu potong-potong setebal 1,5 cm. Masukkan lagi ke dalam air rebusan.

Haluskan 3 siung bawang putih, 3 buah bawang merah, 1 sendok makan ketumbar. Masukkan bumbu halus tersebut ke dalam rebusan daging bersama 3 lembar daun salam, 1 sendok makan gula jawa, 1 sendok makan asam jawa, 2 cm lengkuas geprek, 1 sendok teh garam dan 1 sendok teh lada hitam. Diamkan hingga mendidih selama 2 menit.

Ambil daging dari air rebusan, tumis dengan 2 sendok makan minyak hingga kecoklatan. Sajikan dengan taburan bawang goreng.

Welcome to My World!

Actually, I was intending to cook empal gepuk, a typical Indonesian fried beef slices. But since I over-boiled the beef that it became fragile, so I made it into sautéed beef scratch. Not very bad though.

Boil 250 grams beef without fat with 3 cups water until the water remains about a half cups.

Take the beef out of the pan, slice into pieces of 1.5 centimeters each. Put them back to the pan.

Crush 3 pieces garlic, 3 pieces shallot, 1 table spoon coriander. Add the crushed spices into the beef pan with 3 pieces bay leaf, 1 table spoon palm sugar, 1 table spoon tamarind, 2 centimeters galangal crushed, 1 tea spoon salt and 1 tea spoon black pepper. Let it boils again and wait for 2 minutes.

Take out the beef from the pan. Medium heat 2 table spoons oil, then sauté the beef until it turns brownish. Serve with sprinkles of fried shallot.

Buzz this recipe!

Jalan Makan 6

Bebek memang sedang naik daun. Di seputar Ciledug saja, tampak beraneka jenis bebek ditawarkan. Dari yang harganya murah, penampilannya tidak meyakinkan, sampai yang harganya agak kurang masuk akal.

Welcome to My World!

Kali ini, aku dan suamiku berkesempatan mencoba Bebek Gobyos, yang terletak di dekat Giant Hypermarket, Kreo.

Bebek gobyos sendiri maksudnya adalah daging bebek yang dimasak dengan bumbu balado. Tapi kami memilih untuk mencicipi bebek gorengnya.

Penampilannya menarik, tampak digoreng sangat garing. Bumbunya pun terasa berani dan meresap. Hampir seperti bebek H. Slamet.

Disajikan dengan 3 macam sambal, yaitu sambal kecap, sambal cabe ijo dan sambal bawang. Memang masih kalah jauh dibanding sambal koreknya H. Slamet. Porsi nasinya juga pelit banget. Padahal harganya agak sedikit lebih mahal daripada H. Slamet.